Showing posts with label Islamic. Show all posts
Showing posts with label Islamic. Show all posts

Gus Baha mengisi pengajian di depan KH. Anwar Manshur (Pengasuh PP Lirboyo).

Acara ini berlangsung di PP An Nur Maron, Purworejo. Ini bukan sekadar ceramah biasa, tapi momen "Ngaji Kelas Tinggi" karena dihadiri oleh para kiai sepuh.

Berikut adalah poin-poin inti (resume) dari apa yang dijelaskan Gus Baha dalam ceramah tersebut:

1. Etika Murid di Depan Guru (Tawadhu')

Gus Baha menunjukkan ketawadhuan yang luar biasa. Meski beliau dikenal sebagai ulama ahli tafsir, beliau merasa sangat "bergetar" atau sungkan karena harus berbicara di depan KH. Anwar Manshur, yang merupakan gurunya para kiai. Ini adalah pelajaran tentang adab di atas ilmu.

2. Logika Tauhid yang "Gampang" tapi Mendalam

Khas Gus Baha, beliau menjelaskan bahwa beragama itu harusnya membahagiakan dan logis:

  • Mengenal Allah: Beliau menekankan bahwa untuk mengakui Allah itu Tuhan, sebenarnya tidak butuh dalil yang terlalu rumit. Cukup dengan logika sehat bahwa alam semesta yang rapi ini tidak mungkin ada tanpa pencipta.

  • Menghindari "Sumbek" (Pusing): Gus Baha mengajak jamaah untuk tidak terlalu terbebani dengan urusan dunia yang sebenarnya sudah diatur oleh Allah.

3. Pentingnya Sanad Ilmu

Beliau menyinggung betapa pentingnya belajar agama melalui jalur yang jelas (seperti Lirboyo atau Ploso). Ilmu bukan hanya teks, tapi juga barakah dari hubungan antara guru dan murid.

4. Menghargai Perbedaan Fiqih

Gus Baha sering menyelipkan bagaimana ulama dulu sangat santai dalam menyikapi perbedaan pendapat, selama masih ada dasarnya di kitab kuning. Beliau ingin umat Islam tidak gampang saling menyalahkan.


Kesimpulan Vibe Videonya:

Video ini sangat populer karena kita bisa melihat sisi "alim" Gus Baha sekaligus sisi "santri" beliau yang sangat hormat kepada kiai sepuh. Penjelasannya tetap renyah, penuh tawa, tapi isinya daging semua (berbobot).


"Bagaimana seorang Gus Baha menjelaskan hal-hal rumit (High Level) di depan kiai yang lebih senior dengan cara yang tetap lucu namun sangat berbobot?"

Gus Baha mengisi pengajian di depan KH. Anwar Manshur (Pengasuh PP Lirboyo).

Acara ini berlangsung di PP An Nur Maron, Purworejo. Ini bukan sekadar ceramah biasa, tapi momen "Ngaji Kelas Tinggi" karena dihadiri oleh para kiai sepuh.

Berikut adalah poin-poin inti (resume) dari apa yang dijelaskan Gus Baha dalam ceramah tersebut:

1. Etika Murid di Depan Guru (Tawadhu')

Gus Baha menunjukkan ketawadhuan yang luar biasa. Meski beliau dikenal sebagai ulama ahli tafsir, beliau merasa sangat "bergetar" atau sungkan karena harus berbicara di depan KH. Anwar Manshur, yang merupakan gurunya para kiai. Ini adalah pelajaran tentang adab di atas ilmu.

2. Logika Tauhid yang "Gampang" tapi Mendalam

Khas Gus Baha, beliau menjelaskan bahwa beragama itu harusnya membahagiakan dan logis:

  • Mengenal Allah: Beliau menekankan bahwa untuk mengakui Allah itu Tuhan, sebenarnya tidak butuh dalil yang terlalu rumit. Cukup dengan logika sehat bahwa alam semesta yang rapi ini tidak mungkin ada tanpa pencipta.

  • Menghindari "Sumbek" (Pusing): Gus Baha mengajak jamaah untuk tidak terlalu terbebani dengan urusan dunia yang sebenarnya sudah diatur oleh Allah.

3. Pentingnya Sanad Ilmu

Beliau menyinggung betapa pentingnya belajar agama melalui jalur yang jelas (seperti Lirboyo atau Ploso). Ilmu bukan hanya teks, tapi juga barakah dari hubungan antara guru dan murid.

4. Menghargai Perbedaan Fiqih

Gus Baha sering menyelipkan bagaimana ulama dulu sangat santai dalam menyikapi perbedaan pendapat, selama masih ada dasarnya di kitab kuning. Beliau ingin umat Islam tidak gampang saling menyalahkan.


Kesimpulan Vibe Videonya:

Video ini sangat populer karena kita bisa melihat sisi "alim" Gus Baha sekaligus sisi "santri" beliau yang sangat hormat kepada kiai sepuh. Penjelasannya tetap renyah, penuh tawa, tapi isinya daging semua (berbobot).